Sejarah telah menunjukkan bahwa pemenang-pemenang yang terkenal biasanya menemui hambatan yang menyakitkan sebelum mereka berhasil. Kegagalan itu untuk diterima dan diakui, tidak perlu mencari kambing hitam untuk disalahkan sebagai penyebab kegagalan. Masa lalu, situasi, lingkungan atau orang tua bukanlah faktor penyebab kegagalan. Kita sendirilah yang bertanggung jawab atas setiap kegagalan yang terjadi. Menyalahkan situasi atau orang lain hanyalah usaha untuk melarikan diri dari kenyataan. Langkah yang paling bijak adalah menerimanya sebagai kenyataan. Kalau kita telah melakukan kesalahan yang menyebabkan kegagalan, akuilah. Hanya dengan mengakui dan menerimanya, beban akibat kegagalan akan terasa lebih ringan dan kita akan segera siap untuk meninggalkan kegagalan. Kegagalan itu manusiawi dan alami Berapa kali manusia mengalami kegagalan ketika hendak meraih apa yang diinginkannya? Ada banyak contoh di sekitar kita yang menunjukkan bahwa kegagalan itu manusiawi dan alami. Jadi, jika sebagai manusia kita mengalami kegagalan, maka itu adalah hal yang manusiawi, hal yang biasa. Tidak ada yang aneh, tidak ada yang memalukan dan tidak ada yang menakutkan. Kegagalan itu tidak ada hubungannya dengan harga diri Kalau Anda bereaksi negatif terhadap kegagalan, kegagalan itu akan terasa menyakitkan. Ada orang yang menjadi malu, kecewa, sedih dan frustasi ketika mengalami kegagalan. Padahal kegagalan dan harga diri adalah dua hal yang terpisah. Anda tetap seorang pribadi yang punya harga diri, meskipun Anda mengalami kegagalan.Tidak ada yang menilai Anda rendah karena gagal. Anda sendirilah yang mengatakan pada diri sendiri. Orang-orang besar yang namanya mengukir sejarah, atlet-atlet profesional, bintang-bintang populer mungkin tidak akan menjadi besar dan terkenal bila mereka selalu menghubungkan kegagalan mereka dengan harga dirinya. Kegagalan itu bukan alasan untuk berhenti Ketika mengalami kegagalan bersikaplah persis seperti yang Anda lakukan ketika masih bayi. Berapa hari Anda menangisi kejatuhan Anda ketika sedang belajar berjalan? Tidak! Yang dulu Anda lakukan adalah bangun dan mencoba berjalan lagi hingga akhirnya Anda tidak hanya bisa berjalan, tapi juga berlari! Berapa jam Anda menghukum diri sendiri ketika tidak berhasil mengucapkan satu atau dua kata yang ingin Anda katakan? Meski ngawur dan tidak jelas lafalnya, Anda terus mencoba sampai akhirnya Anda menguasai beribu-ribu kata. Jadi, tidak ada pilihan yang lebih baik kecuali melanjutkan usaha, perjuangan atau apapun yang ingin Anda raih. Kegagalan adalah sukses yang tertunda Sejarah telah dan akan terus membuktikan bahwa orang-orang besar yang sukses pernah mengalami kegagalan, bukan satu atau dua kali, bahkan ada yang berpuluh-puluh kali dan beratus-ratus kali. Thomas Alfa Edison mengalami banyak kegagalan sebelum menemukan bola listrik. Walt Disney pernah dipecat oleh seorang redaktur surat kabar dan beberapa kali bangkrut sebelum pada akhirnya dia berhasil membangun Disneys Land. Itu hanya dua dari beribu-ribu contoh yang menunjukkan bahwa kegagalan adalah sukses yang tertunda. Kegagalan itu pelajaran yang sangat berharga Konon keledai yang terkenal dungu itu tidak pernah jatuh dua kali ke dalam lubang yang sama. Apalagi manusia yang dikaruniai kemampuan untuk belajar. Kita bisa menarik pelajaran dari setiap kegagalan yang kita alami. Petinju yang kalah KO bisa belajar lebih banyak mengenai peta kekuatan dan kelemahan lawannya. Setiap kali mengalami kegagalan, pastikan Anda mendapat pelajaran berharga dan pastikan usaha berikutnya lebih bermutu. Next time will better…
Jumat, 09 September 2011
kegagalan awal dari segalanya
Sejarah telah menunjukkan bahwa pemenang-pemenang yang terkenal biasanya menemui hambatan yang menyakitkan sebelum mereka berhasil. Kegagalan itu untuk diterima dan diakui, tidak perlu mencari kambing hitam untuk disalahkan sebagai penyebab kegagalan. Masa lalu, situasi, lingkungan atau orang tua bukanlah faktor penyebab kegagalan. Kita sendirilah yang bertanggung jawab atas setiap kegagalan yang terjadi. Menyalahkan situasi atau orang lain hanyalah usaha untuk melarikan diri dari kenyataan. Langkah yang paling bijak adalah menerimanya sebagai kenyataan. Kalau kita telah melakukan kesalahan yang menyebabkan kegagalan, akuilah. Hanya dengan mengakui dan menerimanya, beban akibat kegagalan akan terasa lebih ringan dan kita akan segera siap untuk meninggalkan kegagalan. Kegagalan itu manusiawi dan alami Berapa kali manusia mengalami kegagalan ketika hendak meraih apa yang diinginkannya? Ada banyak contoh di sekitar kita yang menunjukkan bahwa kegagalan itu manusiawi dan alami. Jadi, jika sebagai manusia kita mengalami kegagalan, maka itu adalah hal yang manusiawi, hal yang biasa. Tidak ada yang aneh, tidak ada yang memalukan dan tidak ada yang menakutkan. Kegagalan itu tidak ada hubungannya dengan harga diri Kalau Anda bereaksi negatif terhadap kegagalan, kegagalan itu akan terasa menyakitkan. Ada orang yang menjadi malu, kecewa, sedih dan frustasi ketika mengalami kegagalan. Padahal kegagalan dan harga diri adalah dua hal yang terpisah. Anda tetap seorang pribadi yang punya harga diri, meskipun Anda mengalami kegagalan.Tidak ada yang menilai Anda rendah karena gagal. Anda sendirilah yang mengatakan pada diri sendiri. Orang-orang besar yang namanya mengukir sejarah, atlet-atlet profesional, bintang-bintang populer mungkin tidak akan menjadi besar dan terkenal bila mereka selalu menghubungkan kegagalan mereka dengan harga dirinya. Kegagalan itu bukan alasan untuk berhenti Ketika mengalami kegagalan bersikaplah persis seperti yang Anda lakukan ketika masih bayi. Berapa hari Anda menangisi kejatuhan Anda ketika sedang belajar berjalan? Tidak! Yang dulu Anda lakukan adalah bangun dan mencoba berjalan lagi hingga akhirnya Anda tidak hanya bisa berjalan, tapi juga berlari! Berapa jam Anda menghukum diri sendiri ketika tidak berhasil mengucapkan satu atau dua kata yang ingin Anda katakan? Meski ngawur dan tidak jelas lafalnya, Anda terus mencoba sampai akhirnya Anda menguasai beribu-ribu kata. Jadi, tidak ada pilihan yang lebih baik kecuali melanjutkan usaha, perjuangan atau apapun yang ingin Anda raih. Kegagalan adalah sukses yang tertunda Sejarah telah dan akan terus membuktikan bahwa orang-orang besar yang sukses pernah mengalami kegagalan, bukan satu atau dua kali, bahkan ada yang berpuluh-puluh kali dan beratus-ratus kali. Thomas Alfa Edison mengalami banyak kegagalan sebelum menemukan bola listrik. Walt Disney pernah dipecat oleh seorang redaktur surat kabar dan beberapa kali bangkrut sebelum pada akhirnya dia berhasil membangun Disneys Land. Itu hanya dua dari beribu-ribu contoh yang menunjukkan bahwa kegagalan adalah sukses yang tertunda. Kegagalan itu pelajaran yang sangat berharga Konon keledai yang terkenal dungu itu tidak pernah jatuh dua kali ke dalam lubang yang sama. Apalagi manusia yang dikaruniai kemampuan untuk belajar. Kita bisa menarik pelajaran dari setiap kegagalan yang kita alami. Petinju yang kalah KO bisa belajar lebih banyak mengenai peta kekuatan dan kelemahan lawannya. Setiap kali mengalami kegagalan, pastikan Anda mendapat pelajaran berharga dan pastikan usaha berikutnya lebih bermutu. Next time will better…
Ditemukan Bintang Terdingin Lebih Dingin dari Api
Para astronom menemukan 14 bintang terdingin yang masuk dalam kelompok Katai Coklat, benda angkasa yang juga disebut bintang gagal, sebab punya massa terlampau kecil untuk bisa mendukung reaksi fusi sehingga tidak bisa bersinar miliaran tahun layaknya Matahari.
Kini, dengan peralatan yang sama, yakni Wide-field Infrared Survey Explorer (WISE) NASA, astronom berhasil menemukan bintang yang lebih dingin dari sebelumnya, disebut WISE 1828+2650.

Saking dinginnya bintang ini, kalau mau, kita bisa menyentuhnya tanpa takut luka bakar seperti kalau terbakar api.
WISE 1828+2650 ditemukan dalam pengamatan yang berlangsung Januari 2010 - Februari 2011. Lebih spesifik, katai coklat tersebut termasuk dalam famili katai Y. Temperatur atmosfer katai coklat ini lebih dingin dari temperatur ruangan Bumi, yang berarti kurang dari 25 derajat Celsius.
"Katai coklat yang ditemukan lewat penelitian ini lebih mirip dengan suhu oven Anda," kata Davy Kirkpatrick, salah satu ilmuwan yang bekerja dengan WISE di Infrared Processing and Analysis Center di California Institute of Technology, Pasadena, Amerika Serikat.
Penemuan katai coklat ini akan sangat membantu para astronom mempelajari bagaimana bintang terbentuk dan atmosfer di planet di luar Tata Surya. Atmosfer katai coklat menyerupai Jupiter namun lebih mudah dipelajari karena terdapat sendirian di antariksa, terpisah dari bintang induknya.
Bersama penemuan bintang terdingin ini, ilmuwan juga mengatakan bahwa ada 99 katai coklat lain yang ditemukan. Penemuan katai coklat secara keseluruhan dipublikasikan di Astrophysical Journal Supplement Series. Sementara penemuan Katai Y dipublikasikan di Astrophysical Journal baru-baru ini.
Hal yang menarik dari penemuan ini bukan hanya adanya bintang terdingin di jagat raya, tetapi juga adanya bintang-bintang yang letaknya relatif dekat dengan Tata Surya, hanya berjarak sekitar 9-40 tahun cahaya saja.
Katai Y yang terdekat dengan Tata Surya adalah WISE 1541-2250 yang berjarak 9 tahun cahaya. Bintang ini menjadi bintang ketujuh terdekat dengan Tata Surya. Bintang yang terdekat dengan Tata Surya sendiri adalah Prima Centauri, hanya berjarak 4 tahun cahaya.
Michael Cushing dari Jet Propulsion Laboratory NASA, penulis utama paper katai Y di Astrophysical Journal mengatakan, "Menemukan katai Y di dekat Matahari kita seperti menemukan rumah tersembunyi di blok tempat Anda tinggal."
Cushing menambahkan, dengan WISE, astronom bisa menemukan lebih banyak lagi katai Y. Nantinya, mungkin bisa ditemukan katai Y yang letaknya jauh lebih dekat dari bintang terdekat dengan Tata Surya.
Untuk menemukan katai Y, astronom selain menggunakan WISE juga memakai Spitzer Space Telescope yang menyeleksi lagi kandidat katai Y yang ditemukan.
Astronom juga menggunakan Hubble Space Telescope. Katai Y diidentifikasi berdasarkan karakteristik spektralnya, menunjukkan bahwa temperaturnya lebih rendah dari katai coklat lain.
Kini, dengan peralatan yang sama, yakni Wide-field Infrared Survey Explorer (WISE) NASA, astronom berhasil menemukan bintang yang lebih dingin dari sebelumnya, disebut WISE 1828+2650.
Saking dinginnya bintang ini, kalau mau, kita bisa menyentuhnya tanpa takut luka bakar seperti kalau terbakar api.
WISE 1828+2650 ditemukan dalam pengamatan yang berlangsung Januari 2010 - Februari 2011. Lebih spesifik, katai coklat tersebut termasuk dalam famili katai Y. Temperatur atmosfer katai coklat ini lebih dingin dari temperatur ruangan Bumi, yang berarti kurang dari 25 derajat Celsius.
"Katai coklat yang ditemukan lewat penelitian ini lebih mirip dengan suhu oven Anda," kata Davy Kirkpatrick, salah satu ilmuwan yang bekerja dengan WISE di Infrared Processing and Analysis Center di California Institute of Technology, Pasadena, Amerika Serikat.
Penemuan katai coklat ini akan sangat membantu para astronom mempelajari bagaimana bintang terbentuk dan atmosfer di planet di luar Tata Surya. Atmosfer katai coklat menyerupai Jupiter namun lebih mudah dipelajari karena terdapat sendirian di antariksa, terpisah dari bintang induknya.
Bersama penemuan bintang terdingin ini, ilmuwan juga mengatakan bahwa ada 99 katai coklat lain yang ditemukan. Penemuan katai coklat secara keseluruhan dipublikasikan di Astrophysical Journal Supplement Series. Sementara penemuan Katai Y dipublikasikan di Astrophysical Journal baru-baru ini.
Hal yang menarik dari penemuan ini bukan hanya adanya bintang terdingin di jagat raya, tetapi juga adanya bintang-bintang yang letaknya relatif dekat dengan Tata Surya, hanya berjarak sekitar 9-40 tahun cahaya saja.
Katai Y yang terdekat dengan Tata Surya adalah WISE 1541-2250 yang berjarak 9 tahun cahaya. Bintang ini menjadi bintang ketujuh terdekat dengan Tata Surya. Bintang yang terdekat dengan Tata Surya sendiri adalah Prima Centauri, hanya berjarak 4 tahun cahaya.
Michael Cushing dari Jet Propulsion Laboratory NASA, penulis utama paper katai Y di Astrophysical Journal mengatakan, "Menemukan katai Y di dekat Matahari kita seperti menemukan rumah tersembunyi di blok tempat Anda tinggal."
Cushing menambahkan, dengan WISE, astronom bisa menemukan lebih banyak lagi katai Y. Nantinya, mungkin bisa ditemukan katai Y yang letaknya jauh lebih dekat dari bintang terdekat dengan Tata Surya.
Untuk menemukan katai Y, astronom selain menggunakan WISE juga memakai Spitzer Space Telescope yang menyeleksi lagi kandidat katai Y yang ditemukan.
Astronom juga menggunakan Hubble Space Telescope. Katai Y diidentifikasi berdasarkan karakteristik spektralnya, menunjukkan bahwa temperaturnya lebih rendah dari katai coklat lain.
Rabu, 07 September 2011
musik cadas
Musik rock selalu identik dengan penghujatan kepada Allah, identik dengan kesesatan, dan sebagainya. Memang tidak dapat kita pungkiri bahwa musik rock banyak dipakai oleh para pemusik tersebut bukan untuk Kemuliaan Tuhan tetapi sebaliknya. Jika memang musik rock ini identik demikian menurut pemikiran beberapa anak-anak Tuhan, tidak dapat dipersalahkan dan ada benarnya juga. Namun pemikiran di atas kelihatannya terlalu dangkal karena hanya dilihat dari satu sisi saja.
Pengertian musik adalah sesuatu yang luas, mencakup banyak aspek, bukan hanya satu saja. Dalam musik terdiri dari irama, keindahan, dan lirik. Jadi jika kita mengatakan bahwa musik rock adalah sesuatu yang tidak baik di mata Tuhan, kuranglah tepat dilihat dari aspek-aspek di atas. Kebanyakan dan tidak dapat kita pungkiri juga bahwa pemusik-pemusik rock banyak yang menghujat Allah lewat lagu-lagunya. Namun bukan berarti musik rock selalu tidak berkenan di mata Tuhan. Jika kita mengatakan bahwa lirik-lirik yang dibawakan para pemusik kebanyakan adalah penghujatan kepada Tuhan adalah benar. Namun bukan berarti irama, keindahan, dsb dari rock tersebut juga termasuk penghujatan.
Seperti yang pernah dikatakan oleh seorang musisi, musik layaknya seperti pisau. Jika pisau tersebut dipakai oleh para ibu rumah tangga untuk memotong sayuran, mengupas bumbu-bumbu, dsb, tentulah kita sepakat bahwa pisau ini sangat bermafaat baginya untuk membantu mempermudah pekerjaannya. Namun jika pisau ini dipakai untuk kejahatan, bagaimana? Jadi, pisau ini bergantung kepada yang mempergunakannya. Apakah untuk kebaikan atau kejahatan.
Sama halnya dengan musik. Bukan tidak mungkin jika irama dangdut bahkan irama keroncong diberi lirik-lirik penghujatan kepada Allah, jadilah juga musik dangdut atau keroncong yang sesat. Inilah kesulitannya bahwa karena kebanyakan musik rock dipakai iblis untuk kemuliaannya, maka jadilah seperti sekarang ini; musik rock adalah sesat. Namun sulitnya juga, anak-anak Tuhan bertoleransi kepada musik pop. Jika sebagian musik pop juga dipakai iblis baginya, banyak lagu-lagu pujian dan penyembahan berirama pop. Mengapa musik pop ini dapat ditoleransi? Saya tidak mendapat jawaban yang diinginkan dari mereka.
Allah menciptakan musik/pujian untuk KemuliaanNya. Semua yang Allah berikan adalah baik adanya. Iblis melihat ini dan ia pun ingin dipermuliakan. Dengan segala upaya dan kelicikannya, dia berhasil mencuri musik/pujian ini untuk dipergunakan bagi kemuliaannya. Jangan biarkan iblis terus mencuri media pujian kita bagi Allah. Ambil kembali yang telah iblis curi. Biarlah segala musik/pujian hanya bagi-Nya semata. Seorang bapak yang sangat mencintai irama keroncong, adalah sangat tidak bijaksana jika ia tidak dapat menikmati iramanya untuk dipakai memuji Tuhan. Demikian juga seseorang yang mencintai irama dangdut, jazz, rock, bahkan heavy metal sekalipun.
Ada seorang bapak yang mencintai garpu talanya. Setiap hari bahkan setiap saat, ia selalu membunyikan garpu talanya. Tiap-tiap saat orang disekitarnya hanya mendengar bunyi ting... ting... ting. Akhirnya ada seorang pemuda memberanikan diri bertanya kepada bapak ini, "Kenapa Bapak menyenangi hanya satu nada saja? Apakah nada itu-itu saja yang dibunyikan tidak membuat Bapak bosan?" Bapak ini menjawab, "Jika setiap saat saya membunyikan garpu tala ini, saya melihat Allah tersenyum kepada saya. Saya melihat Allah menerima dupa harum yang saya naikkan." Itulah Allah kita. Allah yang selalu menerima apapun bahkan apa yang menurut manusia adalah sesuatu yang membosankan dan monoton, bagi Kemuliaan-Nya.
Saya pribadi tahu bahwa lagu yang saya bawakan di rumah meskipun dengan gitar tua yang mungkin sedikit fals dengan beriramakan rock bahkan heavy metal selalu menjadi dupa yang harum bagi Allah. Saya pribadi tahu, Allah selalu tersenyum pada saya sewaktu musik kegemaran saya dinaikkan bagi Kemuliaan-Nya. Dan saya pribadi tahu, puji-pujian yang saya naikkan bagi Allah dengan irama rock bahkan heavy metal adalah lebih berkenan diterima-Nya daripada saya menyanyi dengan irama pop atau slow, dimana saya merasa lebih dekat, lebih dapat menyembah, lebih memuji dengan irama kesayangan saya ini.
Jika Saudara menyenangi musik rock / heavy metal. Saya tahu bahwa sesuatu yang telah melekat pada pikiran kita sulit dibuang. Jangan buat dosa dengan mentolerir lagu-lagu kesesatan dalam hidup Saudara. Rubah, gubah, bahkan ciptakan pujian bagi Allah dengan irama yang cintai. Lihatlah, Tuhan tersenyum dan menerima dupa yang Saudara naikkan lewat irama rock yang berlirik pujian bagi Kemuliaan-Nya. Mari, kita rebut kembali apa yang telah dicuri iblis. Biarlah semua pujian yang dinaikkan hanya bagi Dia. Jangan biarkan iblis tetap dimuliakan lewat irama yang telah dicurinya. Lihatlah, iblis gigit jari dan termenung; tidak ada lagi pujian bagi dia. Terpujilah nama Tuhan. Tuhan memberkati.
Senin, 05 September 2011
Internet Download Manager 6.7 Build 9

Screenshot :

Download :
- internet download manager
http://www.mediafire.com/?im9dci3vhi1i5zh
- patch internet download manager
http://www.mediafire.com/?vmsvuanq0yngrk3
- Pass IDM 6.7 Build 9 & Pacth : bayuparikesit
4shared IDM : http://www.4shared.com/file/CWJWl-Ux/IDM-607-9.html
patch : http://www.4shared.com/file/rf3Det6L/KeyPatchIDM.html
Minggu, 04 September 2011
Game Paling seru

Pasti kalian belum tahu yach dengan game ini atau mungkin andasudah tahu dengan game ini. Kita lihat dari judulnya juga pasti kalian berpikir agar tidak mendownloadnya. Dan bila anda mendownload dan bermain game ini pasti seru
Ini dia screenshot yang sudah mencoba game ini :
Warning :
- Untuk resiko ane gak mau tanggung jawab salah sendiri download
- Jangan sampai ketagihan atau harddisk anda kopong
- Jangan sembarangan godain orang dgn game ini nanti marah
- Kasih game ini ke teman teman agan, tapi jangan kasih tau game ini berbahaya! biarin aja teman agan file file di komputernya hilang! game ini cocok untuk hadiah ( hadiah iseng ) !!!!!
Ada yang mau coba !!!
Langsung Download Nich Linknya :
FILESERVE
Download Here
FREAKSHARE
Download Here
ENTERUPLOAD
Download here
Download Here
FREAKSHARE
Download Here
ENTERUPLOAD
Download here
semoga ^_^ bermanfaat
Minggu, 21 Agustus 2011
The Unsung Heroes
The Unsung Heroes
“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya.” ( Pidato Bung Karno, Hari Pahlawan 10 Nopember 1961).

Sore itu dalam pinggiran jalan protokol cuaca cukup cerah meski dihiasi awan kelabu. Suara kendaraan bermotor menelurkan asapnya yang gelap. Mata saya tertuju pada sebuah pemandangan unik dan mengharukan. Buritan trotoar terduduk seorang kakek tua baya. Berpakaian rapi yang tak serapi nasibnya. Tangan kirinya memegang sebungkus nasi warteg.
Tangan kanannya yang sudah terlukis pembuluh-pembuluh darah memegang dengan kuat sendok plastik mentransfer energi kepada tubuhnya yang lunglai. Satu, dua, tiga suap nasi tergiling dalam mulut tak bergigi yang tampak kesusahan mengunyah. Di pundaknya terpampang lambang LVRI, sebuah pangkat semu yang berharga dalam sejarah. Sepatu but yang tampak rajin disemir melekat sebagai pelindung kaki-kakinya yang sudah tak sekuat dulu.
Dialah satu dari lebih kurang 32.000 prajurit dan PNS veteran yang telah berandil besar dalam memperjuangkan kemerdekaan negara ini. Mereka bertempur dengan bermodalkan keberanian dan resiko kehilangan nyawa. Perjuangan dan kegigihannyalah yang membawa republik ini menjadi negeri berdaulat. Bambu-bambu rucingnya telah membakar sendi-sendi kekejaman penjajah.
Namun, gambaran di alenia pertama tadi cukup mendiskripsikan bahwa mereka sama sekali belum dihargai layaknya pahlawan. Nasib veteran cenderung diabaikan di negeri ini. Kesejahteraan para pejuang Tanah Air ini kerap dikesampingkan. Penghasilan mereka pun bahkan di bawah UMR. Mereka harusnya mendapat perbaikan nasib dan pemakaman yang layak. Kini, mereka hanya mengeluh dan meratapi nasib mereka yang berjuang membebaskan kita dari jajahan bangsa manapun, dengan mempertaruhkan jiwa dan raga mereka. Dahulu mereka yang menumpahkan darah, meninggalan rumah dan anak istri mereka, demi bisa mengibarkan bendera Merah Putih di Tanah Ibu Pertiwi Ini. Sekarang jasa mereka dilupakan oleh kita.
Tahun 2006, Para veteran itu mencurahkan isi hati mereka dalam sebuah surat ke Istana Merdeka. Karena, sejak 1994, satu potong tubuh pahlawan yang cacat dalam perang kemerdekaan hanya dihargai Rp 22.000 per bulan. Sekali lagi, mereka memohon perhatian yang lebih layak.
Sungguh sangat memilukan. Pertanyaannya, apakah pemerintah tidak mampu memberikan perhatian yang lebih layak. Bukankah usia para veteran itu sekarang sudah 70 hingga 75 tahun, sehingga tidak perlu memakan waktu lama untuk sekadar menyenangkan dan memberikan penghargaan yang pantas.
Mereka adalah orang-orang tua kita yang ikut membantu menegakkan berdirinya sebuah negara bernama Republik Indonesia . Sangat wajar untuk sebuah penghargaan. Tapi inilah raut muka negeri ini di usianya yang ke-66. Raut ironi yang tampak dimana-mana. Lihat saja, gaji dan tunjangan para anggota DPR, menteri atau anggota berbagai Komisi yang kini marak di Indonesia . Lalu, bandingkan dengan para veteran yang hanya dihargai Rp 22.000.
Bahkan, anggota DPR diberi hingga 30 jutaan rupiah hanya untuk dana serap aspirasi.
Padahal, kita belum merasakan hasil kerja para wakil rakyat itu. Inikah wajah negeri yang sudah merdeka 66 tahun. Beginikah sebuah negeri menghargai para veteran? Lalu dimanakah keadilan itu? Ketika sepucuk surat melayang ke Istana Presiden, kita pun tidak tahu, bagaimana nasib surat itu. Kita hanya bisa berharap, semoga ada titik cerah bagi para veteran ketika
sinar kemerdekaan menyentuh usia ke-66. Sekadar harapan untuk sebuah keadilan. Maka, dengarkanlah. (catatan : Asvi Warman Adam, Sejarawan LIPI)
Senja kemudian menuju malam, dan semakin malam. Mata saya masih berkaca-kaca membayangkan kakek veteran itu. Mobil saya berhenti dalam sebuah lampu merah. Mata saya seperti hujan tak henti-hentinya menitihkan air mata tatkala mengarah pada sebuah clubnight. Dalam pantulan cahaya-cahaya rona lampu disko melambungkan pikiran saya. Kebebasan yang kita dapatkan seperti itu bukankah atas darah dan keringat kakek tadi. Menari dan berjoged dalam lantunan musik-musik remix tidak berbanding lurus dengan makan nasi warteg di pinggiran jalan.
Artikel ini terinspirasi dari kawan saya di forum www.kaskus.us yang berencana menggalang dana untuk membantu kesejahteraan para veteran. Mari kita para kompasianers untuk lebih memperhatikan mereka kalau perlu membuat juga penggalangan dana sebagai rasa peduli kita terhadap nasib mereka, segenap manusia Indonesia yang sewajarnya terhormat.
Tidak seorangpun yang menghitung hitung, berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya …
( Pidato Bung Karno HUT Proklamasi 1956 ) …
Tangan kanannya yang sudah terlukis pembuluh-pembuluh darah memegang dengan kuat sendok plastik mentransfer energi kepada tubuhnya yang lunglai. Satu, dua, tiga suap nasi tergiling dalam mulut tak bergigi yang tampak kesusahan mengunyah. Di pundaknya terpampang lambang LVRI, sebuah pangkat semu yang berharga dalam sejarah. Sepatu but yang tampak rajin disemir melekat sebagai pelindung kaki-kakinya yang sudah tak sekuat dulu.
Dialah satu dari lebih kurang 32.000 prajurit dan PNS veteran yang telah berandil besar dalam memperjuangkan kemerdekaan negara ini. Mereka bertempur dengan bermodalkan keberanian dan resiko kehilangan nyawa. Perjuangan dan kegigihannyalah yang membawa republik ini menjadi negeri berdaulat. Bambu-bambu rucingnya telah membakar sendi-sendi kekejaman penjajah.
Namun, gambaran di alenia pertama tadi cukup mendiskripsikan bahwa mereka sama sekali belum dihargai layaknya pahlawan. Nasib veteran cenderung diabaikan di negeri ini. Kesejahteraan para pejuang Tanah Air ini kerap dikesampingkan. Penghasilan mereka pun bahkan di bawah UMR. Mereka harusnya mendapat perbaikan nasib dan pemakaman yang layak. Kini, mereka hanya mengeluh dan meratapi nasib mereka yang berjuang membebaskan kita dari jajahan bangsa manapun, dengan mempertaruhkan jiwa dan raga mereka. Dahulu mereka yang menumpahkan darah, meninggalan rumah dan anak istri mereka, demi bisa mengibarkan bendera Merah Putih di Tanah Ibu Pertiwi Ini. Sekarang jasa mereka dilupakan oleh kita.
Tahun 2006, Para veteran itu mencurahkan isi hati mereka dalam sebuah surat ke Istana Merdeka. Karena, sejak 1994, satu potong tubuh pahlawan yang cacat dalam perang kemerdekaan hanya dihargai Rp 22.000 per bulan. Sekali lagi, mereka memohon perhatian yang lebih layak.
Sungguh sangat memilukan. Pertanyaannya, apakah pemerintah tidak mampu memberikan perhatian yang lebih layak. Bukankah usia para veteran itu sekarang sudah 70 hingga 75 tahun, sehingga tidak perlu memakan waktu lama untuk sekadar menyenangkan dan memberikan penghargaan yang pantas.
Mereka adalah orang-orang tua kita yang ikut membantu menegakkan berdirinya sebuah negara bernama Republik Indonesia . Sangat wajar untuk sebuah penghargaan. Tapi inilah raut muka negeri ini di usianya yang ke-66. Raut ironi yang tampak dimana-mana. Lihat saja, gaji dan tunjangan para anggota DPR, menteri atau anggota berbagai Komisi yang kini marak di Indonesia . Lalu, bandingkan dengan para veteran yang hanya dihargai Rp 22.000.
Bahkan, anggota DPR diberi hingga 30 jutaan rupiah hanya untuk dana serap aspirasi.
Padahal, kita belum merasakan hasil kerja para wakil rakyat itu. Inikah wajah negeri yang sudah merdeka 66 tahun. Beginikah sebuah negeri menghargai para veteran? Lalu dimanakah keadilan itu? Ketika sepucuk surat melayang ke Istana Presiden, kita pun tidak tahu, bagaimana nasib surat itu. Kita hanya bisa berharap, semoga ada titik cerah bagi para veteran ketika
sinar kemerdekaan menyentuh usia ke-66. Sekadar harapan untuk sebuah keadilan. Maka, dengarkanlah. (catatan : Asvi Warman Adam, Sejarawan LIPI)
Senja kemudian menuju malam, dan semakin malam. Mata saya masih berkaca-kaca membayangkan kakek veteran itu. Mobil saya berhenti dalam sebuah lampu merah. Mata saya seperti hujan tak henti-hentinya menitihkan air mata tatkala mengarah pada sebuah clubnight. Dalam pantulan cahaya-cahaya rona lampu disko melambungkan pikiran saya. Kebebasan yang kita dapatkan seperti itu bukankah atas darah dan keringat kakek tadi. Menari dan berjoged dalam lantunan musik-musik remix tidak berbanding lurus dengan makan nasi warteg di pinggiran jalan.
Artikel ini terinspirasi dari kawan saya di forum www.kaskus.us yang berencana menggalang dana untuk membantu kesejahteraan para veteran. Mari kita para kompasianers untuk lebih memperhatikan mereka kalau perlu membuat juga penggalangan dana sebagai rasa peduli kita terhadap nasib mereka, segenap manusia Indonesia yang sewajarnya terhormat.
Tidak seorangpun yang menghitung hitung, berapa untung yang kudapat nanti dari Republik ini jikalau aku berjuang dan berkorban untuk mempertahankannya …
( Pidato Bung Karno HUT Proklamasi 1956 ) …

Sabtu, 06 Agustus 2011
Underground Bukan Zionisme [Balasan Untuk FPI]
Underground Bukan Zionisme [Balasan Untuk FPI]
06:08 ARIA PANCA AFRIAN
Sebenarnya ini bukan sebuah hal yang baik untuk memulai hari Senin, ketika lagi lagi sebuah berita di koran terkenal Jakarta yaitu The Jakarta post membuat saya tertegun, terhenyak dan kemudian marah marah. Namun musti bagaimana lagi bereaksi, ketika kebodohan demi kebodohan terus saja dilancarkan untuk menyerang praktek kehidupan bertoleransi dan berdemokrasi.
Jika membaca terhadap pernyataan Farid Budi Fahri, yang konon seorang anggota senior FPI, serta seorang pakar musik Islam, yang menuduhkan bahwa musik underground beserta segenap variannya membawa misi zionisme, maka saya kemudian dengan tegas menolak dan balik mempertanyakan pengetahuan kesejarahan musik dan budaya dari saudara Fahri itu sendiri.
Underground memang lahir sebagai sebuah bentuk budaya tandingan. Namun kita harus memahami secara historis dan secara kontekstual akan budaya tandingan itu sendiri. Musik punk yang lahir di Inggris, disana memang harus terlahirkan sebagai sebuah bentuk tandingan terhadap sistem monarki yang menghegemoni sendi sendi kehidupan rakyat Inggris. Ketika ia menyebar ke seluruh dunia, ia tidak diserap secara mentah mentah, namun juga beradaptasi dengan kultur kultur lokal setempat. Di Amerika, ia menjelma menjadi hardcore, budaya tanding terhadap fasisme, rasialisme, diskriminasi serta kebijakan politik dan ekonomi bernama New World Order.
Demikian pula dengan musik Thrash Metal. Musik ini adalah sebuah bentuk kemarahan terhadap sistem sosial ala Barat, serta sebagai sebuah bentuk terapi psikologis terhadap segenap individu yang tidak akan pernah bisa fit didalam sistem sosial tersebut. Kita bisa menyimak hal tersebut dari lirik liriknya. Dan ini adalah fakta kesejarahan yang ada.
Black Sabbath lahir di sebuah kota penuh pabrik di Inggris yaitu Birmingham. Tentu saja lirik liriknya banyak terpengaruh kepada kemarahan kaum pekerja disana. Jika Ozzy Osbourne kemudian membawa bawa peti mati keatas panggung, maka itu adalah sebuah simbol kemarahan Black Sabbath terhadap sistem sosial pada saat itu.
METALLICA, MEGADETH, ANTHRAX, dll lahir di Amerika. Bisa kita lihat bahwa kultur dan sistem sosial disana sudah sangat dekaden, sehingga melahirkan sebuah tandingan bernama Thrash Metal. Lirik lirik yang ada tidak dengan serta merta menyerang, namun lebih kepada memberikan sebuah terapi psikologis terhadap segenap metalhead yang memang tidak akan pernah bisa fit dalam sistem sosial tersebut. Bahkan juga beberapa lagu dari dari kaum Thrash Metal Amerika itu sendiri sebenarnya sangat anti perang, sebagai contoh sebaiknya silakan disimak ‘Holy War’ dari MEGADETH.
Lalu jika kita lebih melihat kepada permasalahan pencitraan yang terjadi dalam musik Metal, itu sendiri sebenarnya adalah sebuah ironi. Karena Metal sejak awal ia memposisikan diri sebagai anak haram peradaban Barat. Tengkorak, monster, binatang liar, serta segenap imaji rusak yang dibangun oleh kaum metalhead yang bisa kita lihat dalam citra IRON MAIDEN,METALLICA, SEPULTURA dll itu adalah sebuah cermin rusak dari peradaban Barat itu sendiri.
Lalu jika dituduhkan bahwa Metal membawa pesan pesan bersifat Satanic, maka sebaiknya saudara Fahri Budi yang konon seorang pakar musik ini lebih menilik dari kesejarahan atribut Metal dan juga kesejarahan penyebaran musik Metal. Simbol tiga jari dalam musik Metal dipopulerkan oleh Ronnie James Dio, seorang musisi metal era awal. Simbol itu dalam budaya orang Italia dan orang Latin adalah sebuah cara kuno untuk mengusir setan dan roh roh halus. Singkat kata, simbol itu adalah simbol tolak bala. Ia kemudian menjadi simbol dalam musik Metal sebagai sebuah bentuk citra ironis terhadap sistem sosial itu sendiri.
Lalu jika menilik dari varian yang dibangun oleh musik Metal hingga ia disebut Satanisme, maka kita harus menilik kepada sejarah penyebaran musik Metal di Skandinavia yaitu Swedia, Norwegia, dll dan juga kepada konteks kultural dalam kehidupan Skandinavia itu sendiri. Swedia dan Norwegia adalah negara yang menjadi kampung halaman nobel perdamaian. Negara negara ini juga seringkali menjadi cermin keberhasilan budaya dan peradaban Barat.
Namun ironisnya, disaat yang bersamaan diskriminasi juga terjadi dengan sangat keras disini. Diskriminasi ini terjadi dalam sebuah sistem sosial yang dikeluarkan oleh kebijakan kebijakan ala ajaran Nasrani. Disinilah musik Metal menemukan bentuk tandingannya, sehingga memunculkan varian bernama Death Metal, Black Metal dan Gothic Metal. Mereka memadu padankan musik Metal dengan budaya tradisional Skandinavia yaitu Viking sebagai tandingan terhadap diskriminasi sosial tersebut.
Dan jika kita melihat penghancuran simbol simbol religius Nasrani dalam musik metal tersebut, maka itu adalah sebuah bentuk performance yang merepresentasikan terhadap diskriminasi yang dilakukan melalui kebijakan kebijakan ala Nasrani disana.
Saya sendiri menolak dengan keras jika kemudian diisukan bahwa musik musik underground membawa pesan pesan Zionisme dan kemudian semua orang menyukainya tanpa menyadarinya. Sebagai sebuah fakta, di Indonesia sendiri banyak kaum underground, entah itu punk, hardcore ataupun metal yang menolak terhadap Zionisme.
Bahkan dalam dokumenter Global Metal yang disampaikan oleh Sam Dunn, Ombat personil band TENGKORAK sendiri menyatakan bahwa ia anti Zionisme. Lagipula, contoh yang disampaikan oleh saudara Fahri yang seorang anggota senior FPI ini adalah lagu lagu dari John Lennon, yang notabene adalah seorang hippies dan bukan seorang pencetus atau pengikut gerakan underground. Sehingga hipotesa yang dilakukannya serasa tidak masuk akal dan jauh panggang dari api.
Lalu apa maksud yang disampaikan FPI? Jika saya mencoba menyimak, maka hal itu ada pada kalimat dimana musik underground menjauhkan anak muda dari nilai nilai keislaman.
Saya memberi contoh Kimung, eks personil band metalcore BURGERKILL. Ia adalah seorang pemeluk islam dan juga seorang metalhead. Saya menyimaknya melalui beberapa tulisannya. Semasa kecil dan remaja ia memahami banyak ajaran Islam, dan kemudian selera musik metalnya mengajarkan sikap anti fasis dan anti diskriminasi.
Titik potong terhadap kedua hal tersebut adalah saat ia menterjemahkan sendiri keyakinannya dalam sebuah sikap yang anti terhadap diskriminasi dalam bentuk apapun termasuk religi dan cenderung toleran terhadap segenap perbedaan yang ada. Apakah disini underground menjauhkannya dari ajaran Islam … bisa saya jawab tidak ! Lagipula contoh mengenai Kimung bukan sebuah hal baru di Indonesia, karena saya juga mengenal banyak sosok underground yang disatu sisi juga masih meyakini ajaran agamanya.
Bagi saya sebuah produk budaya, apapun itu bentuknya akan selalu hidup dalam segenap hati para pengikutnya. Katakanlah marawis, kasidah, dll yang merupakan produk budaya Islam, apakah sekarang ia mati dan dilupakan jaman. Tidak, karena masih banyak orang yang juga melestarikan produk budaya ini. Sehingga sekalipun jaman telah berubah sedemikian drastis, dan satu bentuk budaya telah berganti budaya baru, namun tetap ada kaum kaum yang akan melestarikan produk produk budaya lama tersebut. Dan atas dasar inilah, maka saya lihat tendensi FPI dalam statement mereka di The Jakarta post adalah sebuah bentuk sikap insecure semata. Insekuritas yang jangan jangan dimasa depan bisa dipraktekkan dengan cara cara kekerasan dan fasisme. Gebuk, bacok dan sikat semua yang berbeda !
Indonesia bukan negara Islam sekalipun pemeluk agama terbanyak adalah Islam. Namun sekalipun suatu saat Indonesia menjelma menjadi negara teokrasi Islam dan demokrasi ditindas dengan fasisme religius, saya tetap meyakini bahwa musik underground mulai dari punk, hardcore, metal, dll akan tetap hidup di hati dan sanubari mereka yang mengimaninya. Ambil contoh saja Acrassicauda, band heavy metal asal Irak. Sekalipun kepala mereka diburu oleh kaum fundamentalis Islam baik dari Sunni maupun Syiah, namun selamanya mereka tetap menjadi seorang metalhead asal Baghdad. Seseorang tidak akan pernah bisa memaksakan nilai nilai tertentu untuk diyakini oleh orang lain, karena mereka sendiri pun memiliki nilai nilai tertentu yang mereka yakini dan merupakan yang terbaik yang dibentuk dari kehidupan mereka sendiri.
Agama adalah sebuah jalan humanisme, namun jika ia dipaksakan untuk menindas nilai nilai yang diyakini oleh orang lain, maka apa bedanya agama dengan Zionisme … dan ini adalah sebuah pertanyaan balik saya untuk saudara Fahri Budi yang konon pakar musik dan anggota senior FPI ini.
Tulisan : Andreij Eijkov
Source : http://karonkeren.multiply.com/journal/item/614/
Langganan:
Postingan (Atom)

